Kamis, Maret 07, 2019

CARA MEMBUAT DEFINISI KONSEPTUAL


Kreativitas
Oleh Said Suhil Achmad
A.   Pengertian Kreativitas
Supaya tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan kata kreativitas, maka terlebih dahulu diberikan pengertian secara etimologi. Kata kreatif berasal dari bahasa inggris “create” yang berarti menciptakan, creation artinya ciptaan. Kemudian kata tersebut diadopsi ke dalam bahasa Indonesia yaitu kreatif (Echols dan Hassan, 2005)[i]
Menurut Indonesia, K. B. B. (2015)[ii] bahwa kata kreativitas berasal dari kata kreatif, yaitu kata sifat -- yang menunjukan seseorang yang  memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yang menghendaki kecerdasan dan imajinasi; sedangkan kata keretativitas adalah kata kerja, yang artinya kemampuan untuk mencipta; daya cipta; perihal berkreasi; kekreatifan.
Berikut pengertian kreativitas dari lima sumber. Pertama dari Conny R Semiawan (2009: 44)[iii]  bahwa kreativitas adalah modifikasi sesuatu yang sudah ada menjadi konsep baru. Dengan kata lain, terdapat dua konsep lama yang dikombinasikan menjadi suatu konsep baru.  Kedua dari Utami Munandar (2009: 12)[iv] bahwa kreativitas adalah hasil interaksi antara individu dan lingkungannya, kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi, atau unsur-unsur yang sudah ada atau dikenal sebelumnya, yaitu semua pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh seseorang selama hidupnya baik itu di lingkungan sekolah, keluarga, maupun dari lingkungan masyarakat.  Pendapat ketiga menurut Barron yang dikutip dari Ngalimun dkk (2013)[v] bahwa kreativitas sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru.  Ke empat Guilford yang dikutip dari Ngalimun dkk (2014) [vi] menyatakan bahwa kreativitas mengacu pada kemampuan yang menandai seorang kreatif. Ke lima Rogers, dalam Utami Munandar (1992: 51)[vii] mendifiniskan bahwa kreativitas sebagai proses munculnya hasil-hasil baru ke dalam tindakan. Hasil-hasil baru itu muncul dari sifat-sifat individu yang unik yang berinteraksi dengan individu lain, pengalaman, maupun keadaan hidupnya.
Berdasarkan pendapat di atas, maka secara konseptual kreativitas adalah: mencipta, berkerasi, memodifikasi, mengkombinasi, menciptakan sesuatu sudah ada atau dikenal sebelumnya menjadi suatu yang baru, berasal dari pengetahuan dan pengalaman dengan lingkungan sekitar, menjadi dalam bentuk konsep, cara bertindak dan cara berinteraksi dengan lingkungannya.

B.   Definisi Konseptual

Definisi konseptual ini diformulasikan berdasarkan kata-kata kunci dari uraian di atas, yaitu: mencipta, berkreasi, memodifikasi, mengkombinasi,  sesuatu sudah ada atau dikenal sebelumnya menjadi suatu yang baru, berasal dari pengetahuan dan pengalaman dengan lingkungan sekitar, menjadi dalam bentuk konsep, cara bertindak dan cara berinteraksi dengan lingkungannya.

1.     Menciptakan
Menurut Indonesia, K. B. B. (2015). bahwa kata menciptakan   adalah menjadikan sesuatu yang baru, yaitu usaha  mengadakan, menyusun, melahirkan sesuatu. Dalam konteks ini adalah usaha  mengadakan, menyusun, melahirkan sesuatu yang baru dari yang sebelumnya berupa apa saja.
2.     Berkreasi
Menurut Indonesia, K. B. B. (2015 bahwa berkreasi adalah usaha  menghasilkan sesuatu sebagai hasil buah pikiran.
3.     Memodifikasi
Menurut Indonesia, K. B. B. (2015) bahwa kata memodifikasi adalah usaha pengubahan dari suatu yang sudah ada menjadi suatu yang baru
4.     Mengombinasi
Menurut Indonesia, K. B. B. (2015) bahwa mengombinasi usaha   menggabungkan beberapa hal, baik pengertian, perkara, warna, pasukan, dan sebagainya menjadi suatu hal yang baru.


[i] Echols, John M. dan Hassan Shadily. 2005. Kamus Inggris Indonesia : An English– Indonesian Dictionary. Jakarta: PT Gramedia
[ii]    Indonesia, K. B. B. (2015). Kamus versi online. Daring (Dalam Jaringan), Diakses dari http://kbbi. web. id
[iii] Conny R. Semiawan. 2009. Kreativitas dan Keberbakatan Jakarta : PT. Indeks

[iv]  Utami Munandar. 1999. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Penerbit Rineka Cipta.

[v] Ngalimun, S. P., & Pd, M. (2014). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pessindo.
[vi] Ngalimun, S. P., & Pd, M. (2014). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pessindo.
[vii] Utami Munandar. 1999. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Penerbit Rineka Cipta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar